23-30 November 2015

Wadan Kodiklat TNI AD Tinjau Kesiapan Arena Lomba
25 Novmber 2015-
(Salam Kanci, 25/11) Dengan didampingi oleh Direktur Latihan Brigjen TNI Bambang Busono, Danpusdikjas Kol Kav Hikmatullah, Pabansislat Kol Inf Supriono, Wakil Komandan Kodiklat TNI AD Mayjen TNI Bachtiar meninjau secara langsung kesiapan akhir arena lomba Lintas Medan di Salam Kanci Magelang. Arena ini dipilih menjadi tempat dilaksanakan materi lintas medan karena sangat cocok dengan variasi tanjakan dan turunan yang memicu adrenalin peserta lomba. Jarak tempuh sejauh 6.150 meter akan ditempuh oleh 15 kontingen dari 13 Kodam dan 2 Divisi Kostrad.

18-23 November 2015

Danrem 045/Gaya : Bela Negara Mencetak Insan Yang Cinta Tanah Air
23 November 2015-
Bangka Tengah, 100 orang Peserta Pendidikan dan Latihan Bela Negara Kabupaten Bangka Tengah mendapatkan materi Wawasan Nusantara Selasa 23/11. Dihari kedua pelaksanaan pelatihan ini tampak para peserta dengan semangat menerima teori yang diberikan Mayor inf Riyandi Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 045/Garuda Jaya, adapun materi ini merupakan salah satu materi inti yang wajib diterima.
Pada materinya Riyandi menjelaskan tentang keberagaman Indonesia yang merupakan kekayaan

12-17 November 2015

Kodim Sidrap Terima Penghargaan Lomba Binter TNI AD
17 November 2015-
Bertempat di Aula Jenderal A.H. Nasution Akademi Militer Magelang, pada hari selasa, 17 November 2015 pukul. 09.00 wita telah dilaksanakan upacara pembukaan apel Danrem-Dandim terpusat TA.2015 dilanjutkan penyerahan piala dan penghargaan juara lomba binter tingkat Kodim TA.2015. dimana Kodim 1420/Sidrap berhasil mendapatkan juara III tingkat kodim Madya. Adapun hasil lengkap lomba binter Kodim TA. 2015 sbb : A. Tingkat Kodim Utama : 1. Juara I.Kodim sukoharjo Dam IV/Dip, Juara II. Kodim Lampung Tengah Dam II/Swj, Juara III. Kodim BS Bandung Dam III/Slw, Juara Harapan Kodim Banyuwangi Dam V/Brw.

6-11 November 2015

Panglima TNI Inspeksi Kapal Perang Republik Indonesia
10 November 2015-
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan  Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi dan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Hadiyan Suminta Atmadjamelakukan inspeksi terhadap Kapal Perang Republik Indonesia, yaitu KRI Karang Pilang-981, KRI Karang Tekok-982 dan KRI Teluk Ratai-509 di Koarmatim Dermaga Ujung Surabaya, Selasa (10/11). Inspeksi yang dilakukan Panglima TNI adalah dalam rangka mengecek kesiapsiagaan seluruh alutsista dan personel TNI, untuk selalu siap dalam melaksanakan setiap kegiatan operasi yang akan digelar oleh TNI. “Rawatlah persenjataan kita dengan baik, sehingga siap operasional. Sehebat apapun kapal-kapal yang kita miliki, tetapi apabila kita tidak bisa merawatnya maka tidak siap operasional”, tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Usai melakukan inspeksi KRI, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan kepada 972 Prajurit TNI AL di Aula Koarmatim Surabaya, diantaranya mengatakan bahwa kepercayaan rakyat kepada TNI lambat laun semakin meningkat dan kepercayaan rakyat terhadap TNI pada tahun 2015 menempati urutan tertinggi dibanding instansi dan lembaga negara lainnya. Profesionalisme prajurit TNI itu telah meningkatkan kepercayaan rakyat Indonesia kepada TNI. Oleh karena itu, Panglima TNI mengingatkan untuk menghindari tindakan yang menyakiti hati rakyat demi kepentingan pribadi. Panglima TNI mengaku telah berkomitmen dengan para Kepala Staf Angkatan untuk tidak melakukan pembelaan sedikit pun bagi prajurit yang melakukan pelanggaran tertentu, bahkan akan diberikan hukuman tambahan, pemecatan. Alasannya, Panglima TNI lebih mencintai prajuritnya yang berjumlah 400.000 lebih daripada orang perorang yang demi kepentingan pribadinya rela mengorbankan nama baik TNI. “Yang sangat penting adalah TNI harus unggul, solid, kuat, baik Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian. TNI dan Polri hanya dipisahkan karena reformasi tetapi kita harus kompak bersatu demi NKRI”, tegas Panglima TNI. (Puspen TNI).
sumber, http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/11/panglima-tni-inspeksi-kapal-perang-republik-indonesia/

Peresmian Patung Jenderal Ahmad Yani di Yonif 400/Raider
10 November 2015-
Patung Jenderal Ahmad Yani kami jadikan symbol pendiri dari Batalyon ini, satuan besar memiliki nama yang harum hingga saat ini masih dan tetap kita jaga. Cikal bakal Batalyon ini dibentuk oleh Jenderal Ahmad Yani, sehingga kami sebagai generasinya wajib untuk meneruskan dan menjaga perjuangan beliau. Demikian disampaikan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 400/Raider Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi pada acara peresmian Patung Jenderal Ahmad Yani, di Mako Yonif 400/Raider, Semarang, Selasa (10/11/2015). “Peresmian ini menjadi suatu kebanggaan kami Batalyon 401/BR yang saat ini menjadi 400/Raider, sehingga  dalam pelaksanaan operasi nama satuan kami dapat ditakuti musuh setiap kali mendengarnya dan disegani kawan dalam pelaksanaan tugas maupun perlombaan. Ini merupakan nilai-nilai peninggalan pendahulu Satuan Yonif 400/Raider yang di bentuk awalnya oleh Jenderal Ahmad Yani”, ujar Danyonif 400/Raider. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, “saya selaku Danyonif 400/Raider mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Amelia A. Yani beserta rombongan atas partisipasinya yang telah membantu kelancaran pembuatan patung Jenderal Ahmad Yani di Satuan Yonif 400/Raider”, kata Letkol Inf Heri bambang Wahyudi. Peresmian patung secara simbolis dilaksanakan oleh Ibu Amelia Ahmad Yani yang merupakan putri ke-3 dari 8 bersaudara dari Jenderal Ahmad Yani.  Adapun tujuan peresmian adalah selain bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2015 juga sebagai wujud rasa penghargaan dan rasa bangga serta sebagai penghormatan terhadap jasa-jasa pengabdian Jenderal Ahmad Yani selama menjaga NKRI.
Sementara itu, Ibu Amelia A. Yani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena disaat momen memperingati Hari Pahlawan 10 November 2015, kepada seluruh teman-teman serta kolega patung Jenderal Ahmad Yani bisa dibangun di Satuan Yonif 400/Raider dan ini  merupakan kebanggan bagi keluarga Ahmad Yani. “Saya yakin pada saat ini Almarhum Bapak juga hadir bersama disini, untuk itu marilah kita memanjatkan doa untuk arwah para pahlawan yang telah gugur mendahului kita semua, puji syukur juga kita panjatkan kepada Allah SWT karena-Nya lah proses pembuatan patung ini dapat berjalan lancar”, ungkap Ibu Amelia. Pada kesempatan ini juga Ibu Amelia berpamitan meminta dukungan doa kepada seluruh prajurit Yonif 400/Raider agar dalam menjalankan tugas sebagai Kedubes RI untuk Bosnia kedepan diberikan kemudahan, kelancaran serta keamanan. Selain sebagai Kedubes, Ibu Amelia juga berkarir dalam bidang bisnis dan organisasinya serta membuat karya tulis yang dituangkan dalam bentuk karya buku, salah satunya berjudul “Kunang-Kunang Kebenaran di Langit Malam” yang ditulis bersama keluarga-keluarga Pahlawan Revolusi.
sumber, http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/11/peresmian-patung-jenderal-ahmad-yani-di-yonif-400raider/

Wadan Kodiklat TNI AD Berikan Pengarahan Kepada Penyelenggara Lomba Ton Tangkas
10 November 2015-
Bandung – Wadan Kodiklat TNI AD Mayjen TNI Bachiar,S.IP.,M.A.P didampingi Dirlat Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Bambang Busono, S.E., memberikan pengarahan kepada panitia dan pendukung Lomba Pleton Tangkas yang akan diselenggarakan mulai tanggal 21 sampai dengan 27 November 2015 di aula Moch. Toha Makodiklat TNI AD, Selasa (10/11).
Wadan Kodiklat TNI AD TNI dalam pengarahannya menyampaikan bahwa kita selaku panitia penyelenggara Lomba Pleton Tangkas harus sportif konsisten jangan terinfetensi oleh para ovisiel peserta lomba untuk merubah hasil. Oleh karena itu para penyelenggra dari Kodiklat TNI AD harus mempunyai prinsip tidak boleh merubah hasil yang sudah ada, Kodiklat sebagai penyelenggaraan harus dapat menampilkan propesionalisme penyelenggaraan, baik personil maupun saran prasana pendukung. Selanjutnya Wadan berpesan, perhatikan titik – titik rawan di arena lomba dengan menyiapkan sarana yang mendukung, manfaatkan alat komunikasi sebagai sarana pengendalian sehingga diperoleh efektifitas alat komunikasi. Jaga kekompakan antar personil penyelenggara karena dengan kekompakan akan diperoleh keberhasilan. Penyelenggaraan juga jangan asal terlaksana namaun harus menunjukkan penyelenggaraan yang terbaik. Perhatikan faktor keamanan sebagai hal yang utama, baik pengamanan berita, pengamanan personil, materil dan penyelengaraan lomba serta adakan kordinasi penyelenggaraan lomba dengan satuan kewilayahan setempat. Demikian penyampaian Wadan Kodiklat TNI AD kepada seluruh penyelenggara Lomba Pleton Tangkas Gelombang II TA.2015 yang berjalan dengan aman tertib dan lancar.(Pen Sdirum Kodiklat TNI AD)
sumber, http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/11/wadan-kodiklat-tni-ad-berikan-pengarahan-kepada-penyelenggara-lomba-ton-tangkas/

Dirlat Kodiklat TNI AD Pimpin Gelar Apel Kesiapan Ton Tangkas Ta.2015
10 November 2015-
Bandung – Dalam rangka mendukung kelancaran Lomba Peleton Tangkas TNI AD gelombang II TA. 2015 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai dengan 27 November 2015, telah dilaksanakan Apel Gelar Kesiapan perlengkapan, panitia dan kordinator materi Lomba Peleton Tangkas yang dipimpin langsung oleh Direktur Latihan Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Bambang Busono, S.E yang juga sebagai ketua penyelenggara Lomba Peleton Tangkas, Selasa (10/11). Apel yang diikuti oleh seluruh Panitia Lomba berikut pendukungnya bertujuan untuk mengecek sejauhmana kesiapan penyelenggaraan lomba ini. Dalam pelaksanaannya nanti akan diikuti oleh 15 Peleton dari 13 Kodam dan 2 Divisi Kostrad yang telah ditunjuk sebelumnya.
Adapun materi yang akan dilombakan adalah Kesegaran Jasmani, Renang Militer, Ilmu Medan, menembak, HTF, Lintas Medan dan Bela Diri Militer. Dalam sambutannya, Dirlat Kodiklat TNI AD mengharapkan kepada seluruh panitia dan pendukung lomba agar bekerja serius dan sungguh-sungguh sehingga tujuan lomba dapat terlaksana sesuai harapan. (Pen Sdirum Kodiklat TNI AD)
sumber, http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/11/dirlat-kodiklat-tni-ad-pimpin-gelar-apel-kesiapan-ton-tangkas-ta-2015/

Korem 162/WB Bedah Rumah Veteran
9 November 2015-
Danrem 162/WB mengatakan, Korem 162/WB menggelar program bedah rumah bagi 45 Veteran yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan, Senin (9/11) diseluruh Kab./Kota di NTB. Sebagai bentuk kepedulian Korem 162/WB kepada para Veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini dari tangan penjajah, dan sebagai ungkapan terimakasih kepada para Veteran ini Korem 162/WB menggelar program bedah rumah bagi 45 Veteran diseluruh Kab./Kota di NTB yang meliputi Kab. Lobar 2 rumah, Kota Mataram 4 rumah, untuk Kab. Loteng 2 rumah, untuk Kab.  Lotim 2 rumah, untuk Kab. Sumbawa 1 rumah, untuk Kab. Dompu 11 rumah, untuk Kota Bima 6 rumah dan untuk Kab. Bima 17 Rumah. Program bedah rumah ini sendiri menghabiskan total anggaran sebesar 1,35 M yang merupakan bantuan dari Bank Mandiri dan CSR. Seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si., mengatakan bahwa program bedah rumah ini akan dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2015, adapun kriteria rumah yang akan dibedah yaitu kondisi rumah sudah sangat memprihatinkan. Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB juga menyampaikan bahwa bantuan dari Korem 162/WB sendiri tidak berbentuk dana melainkan berupa bahan bangunan dengan nilai sebesar Rp. 30 Juta Rupiah per-rumah, untuk pembangunannya sendiri anggota TNI AD khususnya anggota jajaran Korem 162/WB dibantu oleh masyarakat akan bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumah tersebut. Danrem berharap semoga apa yang dilaksanakan oleh jajaran Korem 162/WB dengan bantuan dari Bank Mandiri dan CSR dalam pelaksanaan bedah rumah ini, dapat bermanfaat bagi para Veteran, karena merekalah yang merupakan awal atau pondasi kekuatan TNI dan berdirinya Bangsa ini, untuk itu mari kita bantu dan kita lanjutkan perjuangan Para Pahlawan untuk tetap menjaga NKRI tetap tegak berdiri.
sumber, http://www.tniad.mil.id/index.php/2015/11/korem-162wb-bedah-rumah-veteran/

1-5 November 2015

Kasad Kunjungi Pos Sota Satgas Pamtas Yonif 142/Kj
5 November 2015-
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono beserta  rombongan mengunjungi pos perbatasan Sota pada tanggal 5 November 2015. Sota adalah salah satu pos jajaran Satgas Pamtas RI-PNG yonif 142/KJ yang bertanggung jawab langsung mengawasi jalur resmi yang dilintasi para pelintas batas, baik dari PNG maupun dari Indonesia. Dalam kunjungan tersebut Kasad beserta rombongan melihat langsung kondisi salah satu pos perbatasan dari sekian banyak pos perbatasan TNI yang ada di Papua.
Kasad  yang  di damping oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Asops, Aspers, Aslog Kasad serta Danrem 174/ATW menghimbau agar prajurit Satgas Yonif 142/KJ tetap menjaga Soliditas dan pro aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan yang